inhale every moment

everything has it's inspiring story

Tumbuh itu…

“Ketika Anda tumbuh, Anda akan kehilangan sesuatu. Anda kehilangan apa yang biasa Anda pegang untuk merasa aman. Anda kehilangan kebiasaan yang membuat Anda nyaman, Anda kehilangan rasa terbiasa.” —-James Hillman

 “Tumbuh adalah berubah dan telah tumbuh adalah telah berubah banyak” —-E.e. Cummings

“Anda harus tumbuh dari dalam ke luar. Tidak ada yang bisa mengajarkan Anda, tak ada yang bisa membuat Anda baik secara spiritual. Tidak ada guru lain tetapi jiwa Anda sendiri.” —-Swami Vivekananda

 “Tuhan mengubah ulat menjadi kupu-kupu, pasir menjadi mutiara, dan batubara menjadi berlian menggunakan waktu dan tekanan. Dia juga melakukan itu pada Anda.” —-Rick Warrens

Setiap detik selalu berlalu, memberikan kita predikat tua. Entah apa maksudnya mencuri kemudaan dan memaksa kita menjadi dewasa agar tidak sekedar menjadi tua. Menjadi dewasa itu berarti tumbuh. Tumbuh itu berarti berubah, dan perubahan pada diri kita biasanya adalah sepenuhnya pilihan kita. Kita adalah produk dari semua pilihan yang kita ambil. Kita adalah orang tua yang mengajarkan anak-anak, dan anak pertama yang kita ajarkan adalah diri kita sendiri.
Tumbuh itu sama sekali tak mudah, ia membutuhkan ruang baru. Persis seperti anak kecil dan bajunya yang mulai kesempitan. Ruang baru itu termasuk membuka hati, membuka pikiran, yang artinya, mengizinkan hal-hal tertentu yang sebelumnya sudah ada di hati dan otak untuk ditambah atau diperbaharui. Tak mudah, ia seringkali berupa hal-hal yang asing, tak biasa, menyakitkan, atau bisa jadi menyenangkan di akhir karena telah terlalui dengan Anda tetap bernyawa.

Tumbuh itu keharusan, jika Anda ingin bisa membantu orang lain, jika merasa menjadi bermanfaat bagi orang lain adalah hal penting dan menemukan tujuan hidup Anda. Which again, it might be your happiest feeling in the end.

Tumbuh itu sangat pribadi. Tak terpengaruh banyak oleh apa yang terjadi di luar diri, tak butuh pengakuan atau pembuktian, namun terpancar dari tindakan. Ia tak menyalahkan bagaimana keadaan membentuk dirinya, ia memutuskan untuk menumbuhkan dirinya sendiri.
Tumbuh itu merendah. Sadar bahwa ia bisa salah selama ini, sadar bahwa banyak hal, mungkin terlalu banyak hal di luar dirinya yang ia tidak ketahui. Sadar bahwa berubah itu seringkali diperlukan, dan yang jelas, ia memang mengubah tindakan-tindakannya.
Pada akhirnya, ia akan berbangga hati, berbahagia dan bersyukur bahwa ia telah mencoba. Mencoba berubah, mencoba hal baru, dan semakin menjadi dirinya sendiri.
Pada akhirnya ia sadar, mencoba selalu lebih baik daripada tidak.
“Dua puluh tahun ke depan,  Anda akan lebih menyesali hal-hal yang tidak Anda lakukan daripada yang telah Anda lakukan,” —-H. Jackson Brown Jr., P.S. I Love You
***
Pertama kali tinggal jauh dari orang tua, memaksa saya untuk berubah banyak, apalagi di negara orang lain yang menjadikan saya kaum minoritas -terutama dengan mengenakan jilbab ini-. Kenyataan saya tinggal dan berada di sini tidak sesuai dengan bayangan saya sebelum berangkat. Well, of course! Belum coba ya mana tahu rasanya? Beberapa hal berada di bawah ekspektasi saya dan beberapa hal berada di atas ekspektasi saya. Normal lah. Yang paling berkesan adalah kenyataan bahwa saya telah mencoba dan melaluinya (walau masih tersisa satu tahun lagi). Saya sangat berharap ketika pulang, saya menjadi pribadi yang lebih baik, tak mementingkan bagaimana orang melihat saya, tapi bagaimana saya melihat diri saya sendiri. Menghargai diriku yang tak memerlukan penghargaan orang lain and focus on preparing death, probably? haha just kidding.
***
Berikut ada link tentang mengajarkan anak bahwa yang penting adalah berusaha, yang membuat seorang anak benar-benar tidak ragu untuk “tumbuh”. Ya, sudah kutulis sebelumnya, anak pertama yang kita besarkan adalah diri kita sendiri. So, you might wanna reward yourself for your own willing to change and grow.🙂
http://www.huffingtonpost.com/tracy-cutchlow/why-some-kids-try-harder-and-some-kids-give-up_b_5826816.html
***
Sumber quotes dalam bahasa asalnya:

“Anytime you’re gonna grow, you’re gonna lose something. You’re losing what you’re hanging onto to keep safe. You’re losing habits that you’re comfortable with, you’re losing familiarity.” —-James Hillman

“To grow is to change and to have grown often is to have changed much” —-E.e. Cummings

“You have to grow from the inside out. None can teach you, none can make you spiritual. There is no other teacher but your own soul. —-Swami Vivekananda

“God changes caterpillars into butterflies, sand into pearls, and coal into diamonds using time and pressure. He’s working on you too.” —-Rick Warrens

Salam dari Carlton, Melbourne.
my rent here will end at 20th November
Susan

3 comments on “Tumbuh itu…

  1. @grampus-eight.blogspot.com
    October 25, 2014

    nice article miss susan…😉

    what wil you do afer 20th november??

    • krisanti
      November 7, 2014

      halo, salam kenal @grampus-eight!

      travel and go back home.🙂

  2. Faathir Rahman
    January 6, 2015

    Salam kenal mba Susan~!
    Salam begadang, hehe

    Kata-katanya indah, sungguh memotivasi, terima kasih banyak
    Menunggu tulisannya tentang kisah kesehariannya di Melbourne sana~

    Mari kita tumbuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 25, 2014 by in Uncategorized and tagged , , .
%d bloggers like this: