inhale every moment

everything has it's inspiring story

Alasan

Saya, 25 tahun, seperti biasa, banyak sekali hal di dalam otak, segala yang tak biasa dipikirkan, dipikirnya pula. Tiba-tiba, ingin sekali bertanya pada orang lain, alasan apa yang membuat orang tersebut tetap hidup? Apakah hal pertama yang ada dipikirannya pertama kali saat terbangun dari tidur?

Tiba-tiba merasa butuh suatu alasan super kuat agar terus meneruskan hidup.

Bukan aku tidak bersyukur, aku selalu bersyukur bahwa orang tuaku masih lengkap sehat dan bahagia. Bukan aku tidak bersyukur bahwa aku bisa mengenyam pendidikan yang kudapat saat ini. Bukan aku tidak bersyukur atas segala nikmat yang sama sekali tak mungkin terbalaskan.

Saya punya cukup banyak alasan untuk tidak mengakhiri hidup. Tuhan. Orang tua. Keluarga.

Namun, alasan semacam itu, untuk tidak mengakhiri hidup, kurang besar untuk membuatku “merasa” hidup…

Kurasa, sebenarnya, aku hanya perlu, “mengisi” hidupku.

Aku tahu, banyak makan, banyak jalan-jalan, banyak belanja, banyak “likes” di facebook, banyak uang, banyak mengisi hari dengan hal-hal yang bertujuan menghibur diri sendiri, itu.. tidak benar-benar membuat saya bahagia.

Kadang, kurasa, dengan mengambil lebih banyak tanggung jawab, aku akan merasa lebih berguna. That’s it! Merasa berguna. Merasa bermanfaat. Kadang, mungkin, menjadi seorang ibu, itu, lebih punya alasan untuk hidup, lebih punya alasan untuk terus bekerja agar anaknya tetap bisa hidup dengan layak.

Perasaan berguna. Berguna itu, memberi manfaat. Memberi. Pertanyaan berikutnya apakah pemberian itu ikhlas?

Haha. Pusing kan?

Ya udah, buat yang mau sharing, hal apa yang bisa membuat Anda bisa terus hidup? terus “merasa” hidup? merasa bahwa hidup bukanlah rutinitas?

3 comments on “Alasan

  1. (@kapitanhady)
    July 16, 2014

    waahhh kebetulan baru kemarin mikirin alasan hidup dan bikin di blog. yaa klo sy.. pada intinya hidup itu menunda mati siih..kaya kata om pramoedya ananta toer..hehe
    alasan saya masih tetap pengen hidup soalnya saya pengen punya hidup seperti ibn battuta.. travels from one country to another to apply his knowledge to another human regardless of faith or race. dan sekarang masih berusaha seperti itu (ex mulai dari nyari beasiswa LN wlw ga dapet2)

    ada hadits yg bagus Dari Ibnu Umar radhiallohu ‘anhuma beliau berkata:
    “Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah memegang kedua pundakku seraya bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir”. Ibnu Umar berkata: “Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan jika engkau berada pada waktu pagi hari jangan menunggu datangnya sore. Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum mati” (HR. Bukhori)

    • krisanti
      July 17, 2014

      Terima kasih atas pendapatnya. Senangnya ternyata ada yang membaca dan menanggapi.

      Akhirnya saya membuat artikel tadi malam utk surat kabar, agar saya merasa lebih berguna, haha. semoga dimuat. amin.

      Salam kenal @kapitanhady

  2. bramantyomargono
    August 17, 2014

    Udah bner sih teh biar bisa manfaat. Tinggal caranya aja yang beda, karena kita punya peran masing2. Nah, mencari peran tersebut yang perlu d carii

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 16, 2014 by in Uncategorized and tagged .
%d bloggers like this: