inhale every moment

everything has it's inspiring story

See Better Than Reality

Saya punya teman baru. Ia suka fotografi. Tanpa tahu fotografi itu passionnya atau bukan, saya tetap belajar sesuatu. Pertanyaan saya padanya simple karena saya juga berniat membeli sebuah kamera SLR, lebih baik N***n atau C ***n?

Jawabannya juga sederhana, “Saya prefer N***n karena hasilnya lebih baik dari aslinya, namun kekurangannya di lensanya yang mahal.

Akhirnya yang bisa saya miliki adalah si C***n. Tetap saja, apapun mereknya kamera SLR hasilnya sangat bagus, tidak seperti kamera yang sebelumnya saya miliki yang harganya jauh lebih murah. Hasil jepretannya lebih baik dari kenyataan. Ternyata kamera SLR ini menganut paham “See and capture better than reality itself.”

Asyik juga kalau saya bisa belajar dari kamera tersebut, melihat dan mengambil lebih baik dari kenyataan yang ada.

Status facebook seseorang berbunyi, “A good teacher tells you where to look, not what to see.” Saya rasa cukup senada. Kenyataan yang ada mungkin demikian adanya, hanya begitu saja, tapi apa yang kita ambil dari kenyataan tersebut memang terserah pada masing-masing orang, dan kamera SLR, memutuskan untuk mengambil yang lebih baik.

Otakku sering sekali mengasosiasikan ini dengan itu. Mencari-cari hubungan. Kurasa menemukan hubungan dua hal yang berbeda itu asyik.

Oh ya, temanku yang suka fotografi itu, hasil jepretannya indah-indah. Katanya itu merupakan perpaduan antara fokus, zoom, momen, warna, pencahayaan, dan komposisi. Hmm… sebagian cukup familiar sebagai elemen desain seperti di sekolah arsitektur.

Tapi, tetap saja, apa yang kuperceive belum tentu apa yang sang fotografer inginkan untuk ku terima.

Yah, masih ada yang terlewat, seperti halnya realita, kita tak melihat angin, atau sinyal handphone, atau wifi, atau malaikat yang melihat indikator keikhlasan kita ketika kita mengerjakan sesuatu, atau gelembung doa-doa para ibu untuk anaknya, atau semburat-semburat pikiran para binatang tentang manusia, atau senyuman Tuhan ketika melihat kita tersenyum dan bersyukur.

Ada banyak yang tak terlihat tapi memang ada disana. Alhamdulillah kita punya mata untuk melihat. Alhamdulllah banget sehat juga mata kita ini. Namun, tetap saja, hal-hal terpenting di dunia ini bukanlah hal yang bisa dilihat. Ya, begitulah Susan, desain bangunan jangan asal cantik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 13, 2013 by in Uncategorized and tagged .
%d bloggers like this: