inhale every moment

everything has it's inspiring story

Didesain untuk macet

 

26 Agustus 2012

Suatu hari, saya mengikuti acara komunitas sahabat kota yang berkolaborasi dengan Oma Ana dan AIESEC. Saya sempat mengobrol dengan seorang perempuan dari Prancis. Marie. Paling cantik di kelompok foreigners itu. Saya berbincang cukup lama dengannya dan juga pada saat saya berada di dekat sepeda motor hendak pulang. Marie menghampiri saya dan berkata, “Wow you ride on of these. I want to learn to ride it. It’s really designed for the traffic isn’t it?”

Saya menjawab iya.

Dalam pikiran saya, dia pintar sekali bisa sampai menyimpulkan “the traffic was designed”. Padahal maksudnya adalah motor yang didesain untuk bergerak di kemacetan.

Pikiran salah saya barusan, menurut saya benar:

Kemacetan di kota ini memang direncanakan.

Sekali lagi, Kemacetan di kota ini memang direncanakan.

“It took me 1,5 hours from Buah Batu to this place (Jalan Tubagus Ismail) by angkot,” katanya. Padahal jika lalu lintas lancar, akan memakan waktu hanya sekitar setengah jam. Dalam hati aku malu. Malu mengapa rumahku begitu menyusahkan tamu dari jauh ini. Kamu merasa demikian?

One comment on “Didesain untuk macet

  1. rahman
    March 20, 2013

    hahahaha,,, it was pretty funny,
    i also feel the same way😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 18, 2013 by in Uncategorized and tagged .
%d bloggers like this: