inhale every moment

everything has it's inspiring story

You Are Meant To Be You

Bagaimana pun dua benda yang sama diletakkan berdekatan, mereka pasti memiliki perbedaan. Perbedaan yang paling jelas adalah posisi mereka. Satu di kanan, satunya lagi di kiri. Begitupun kita. Semua orang memiliki peran masing-masing.

Aku punya masalah rendah diri yang akut. Aku sudah pernah mendengar banyak pernyataan mengenai ‘penenerimaan diri’ yang cukup banyak dari sharing (berbagi pengalaman) oleh Komunitas Xtra Large. Namun, itu tiba2 saja terlupakan.

Aku sering melihat ke cermin besar dalam kamar ibuku. Lalu aku berkata, ‘Ibu, aku tidak cantik.’ Lalu, ayahku berkata, orang itu berbeda-beda. Takkan ada di dunia ini orang yang sempurna. Bisa dia paling cantik, tapi tidak mungkin paling pintar juga. Semua itu agar manusia tidak sombong atau juga meremehkan rahmat Tuhan. Tidak sombong karena merasa sempurna dan juga tidak kecewa karena merasa Tuhan hanya memberikan sedikit. Suatu saat aku mendengar bahwa orang terhebat, terberuntung, termalang dan teraniaya, adalah para nabi. Jadi manusia sekarang berada diantaranya. Orang yang paling miskin dan malang nasibnya di dunia adalah nabi Ayub. Orang yang paling kaya hingga memiliki pembantu dari bangsa jin adalah Nabi Sulaiman. Orang yang paling ganteng juga para nabi.

Aku bilang aku ingin menjadi penulis. Namun ternyata di dunia ini sudah banyak penulis yang baik yang tulisannya sudah jauh lebih baik daripada tulisanku. Aku jadi kurang percaya diri. Tapi, mungkin tulisanku bisa melakukan hal yang berbeda untuk sasaran dan tujuan yang berbeda yang tak tergapai oleh tulisan penulis yang lebih baik tadi.

Suatu minggu aku ke pasar. Pengalaman-pengalaman sebelumnya, aku sering menjadi sasaran tatapan aneh pria-pria pasar. Namun, akhir-akhir ini, aku semakin jarang mendapatkan hal tersebut. Mungkin sudah banyak wanita yang semenarik atau lebih menarik dariku. Seketika, aku mulai membandingkan diriku dengan orang lain. Lintasan pikiran dan hati pun bermunculan. Sifat wanita sekali, membandingkan diri dengan yang lebih cantik dan berusaha meninggikan diri dengan pemikiran sendiri dan melakukan berbagai pembelaan bahwa diri sendiri adalah yang lebih baik. Huh.. Sungguh melelahkan. Sifat, pikiran, hati yang buruk. Seharusnya yang terpikir adalah, tidak harus ada yang lebih baik atau buruk, yang ada hanyalah berbeda. Seperti ketika memilih baju warna oranye atau pink. Tak sama, tak ada yang lebih baik, mereka hanya berbeda yang sebagian orang mungkin menyukai yang satu lebih dari yang lain namun itu tidak untuk meninggikan atau merendahkan yang lain. Jadi, ketika bertemu dengan orang lain, berpikirlah dia berbeda dan tiap orang memiliki persoalan yang berbeda pula. Dan apa yang ada pada kita sekarang adalah yang terbaik. Seperti fotografer andalan Kompas TV, Arbein Rambey, “Kamera terbaik adalah yang kita miliki saat ini.” atau kata Mario Teguh, modal terbaik adalah diri kita sendiri. Atau kata temanku, kita adalah diri kita yang terbaik.

Yes, we have our own place and community to inspire and our own way to be meaningful!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 31, 2012 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: