inhale every moment

everything has it's inspiring story

I am Me

Lessons taken from “Rebo Belajar” 29 Juli 2010

di Komunitas Sahabat Kota featuring Komunitas Xtra Large @du pav 65.

Alhamdulillah. All praise be for Allah, Lord of the Worlds. Saya bisa belajar dari Komunitas Xtra Large, yaitu kumpulan orang yang bila dinilai secara fisik yang terlihat oleh mata manusia sebagai orang yang berbadan besar.

Saya datang terlambat, namun tidak terlambat untuk mendengarkan poin-poin penting yang menurut saya sangat menggugah. Masalah minder atau kurangnya rasa percaya diri menjadi sorotan kelompok ini. Terkadang orang berbadan besar sering mendapatkan perlakuan yang buruk dari lingkungannya, dari ejekan, ekspektasi orang yang tidak menerima mereka apa adanya, perlakuan kasar, dan lain sebagainya. Ejekan seperti, gendut, gembrot, gentong, tong sampah, harus bayar dua ketika diangkot, dan lain-lain sering ditujukan pada orang-orang ini.

Beberapa orang berbadan besar bermasalah dengan kepercayaan diri dan beberapa mengurung diri di rumah hingga tak pernah tahu angkot apa yang kemana di kotanya sendiri. Mereka terkadang dirundung kesedihan karena keadaannya yang merasa berbeda dan kesepian dan terkadang merasa sulit mendapatkan pasangan. “Kamu gendut, perempuan lagi. Orang-orang suka bilang begitu,” ucap Kei, pembicara di forum, menceritakan kisahnya dan teman-temannya dari komunitas ini.

Big size, Big heart, adalah motto kelompok ini. Kei dan teman-temannya berusaha merangkul orang dengan masalah seperti ini untuk lebih menghargai diri mereka sendiri. Tentunya, jika Kei berjuang untuk membantu orang lain, maka ia sendiri telah berhasil melewati masalahnya dan punya resep untuk menanggulangi masalah-masalah seperti ini. Apakah itu?

Menerima keadaan diri dan berusaha tetap sehat. (Well probably this is not the exact statement, karena ini saya dapat dari Oprah ketika mengundang orang-orang yang menjalani weight loss program. The important thing is to feel healthy and whole. Sehat dan penuh menerima diri, bersyukur. Dan itu sebenarnya berlaku untuk siapapun.

Tiga hal yang penting; Bahagiakan diri sendiri. Menerima diri sendiri. Jujur dengan diri sendiri.

Kalau ketika kau berkaca di depan cermin dan melihat tubuhmu sendiri dan mulai berpikir, “Kayanya ini kurang bagus…., ini lumayan, tapi…” artinya KAU belum kenal dengan dirimu sendiri dan belum menerima dirimu sendiri apa adanya.

Kei juga menceritakan tentang hubungan ketika berpacaran. Menurutnya ketika pacar mulai meminta, misalnya dengan kata-kata, “Kurusin dong badannya,… Aku mau nikah ama kamu, tapi aku bakal siapin baju yang ukurannya dua nomor lebih kecil…,  putihin dong kulitnya…, dan lain-lain” artinya dia tidak menerima dirimu apa adanya. Bisa saja nanti dia akan meminta yang lainnya hingga kau merasa risih, terbebani untuk menjadi seperti yang dia inginkan dan tidak menjadi dirimu sendiri. Tidak menjadi diri sendiri bukanlah hal yang nyaman, malah sangat menyebalkan.

“Semua orang berhak bahagia.”

I love that statement!

Kei (jika penulisan saya benar, karena terdengar begitu bunyinya),  juga memberikan tips untuk memberitahu orang lain tentang sesuatu yang sensitive tapi perlu diketahui. Misalnya, seorang teman agak bau badan, maka caranya adalah dengan menyodorkan deodorant yang ceritanya dapet gratisan atau promo atau produk yang bagus yang kau anjurkan pakai, “Nih, coba deh. Produk ini bagus.” Bila dia bertanya, “Apakah aku bau badan?”  Katakan saja iya, karena itu memang kenyataannya dan ia memang seharusnya tahu. At least you try a different way.

“Orang gendut itu lebih disayang. Orang-orang lebih nyaman dengan kami. Entah kenapa,” tutur Kei dan Eva.

I learnt a lot. I felt that yes I sometimes I don’t like the way I am by feeling not beautiful enough. But now I know, that kind of behavior meant self disrespect, unthankfulness and not accepting myself and led to becoming not me. Yes, I have to be myself and receive whatever it is that makes me ME.

Being ME is one of the best things in the world. Being ME makes me a way happier person and sometimes not really thinking whether others will like the ME me. But I believe they like the HAPPY me in result of the ME me. It’s me. J Thanks Lord.

7 comments on “I am Me

  1. awawchan
    August 5, 2010

    iya banget saaannn…. like this!!😀
    so inspiring…

  2. krisanti
    August 5, 2010

    thanks AW!🙂

  3. Lex dePraxis
    August 6, 2010

    Pertama-tama, salam kenal aja yah karena saya pribadi agak lupa pernah berkunjung di sini atau belum.🙂

    Tulisan yang menarik, karena rasanya jarang ada yang menuliskannya dalam perspektif seperti ini. Saya pikir perenungan seperti ini memang berguna, karena di jaman modern ini kita jarang sekali meluangkan waktu untuk refleksi walau sedikit saja. Saya juga ada menuliskan cerminan lainnya dalam Pacaran Bisa Obati Kesepian?. Semoga bisa saling membantu dan memperkaya wawasan kita semua.

    Sekali lagi, salam kenal, sobat, senang bertemu dengan sahabat baru yang juga memiliki semangat untuk menginspirasi orang lain.

    Lex dePraxis
    Unlocked!

  4. Kei
    August 24, 2010

    …hmm,br d link sama kak danti.. Nuhun pisan!ga nyangka trnyata ada manfaatnya.. Btw,penulisan namanya betul loh..🙂 wah,kapan2 mst ktmu lg dan ngobrol2 lg nih..hehe..
    Trims..bgt… =) smg brmanfaat bwt smuanya😉

  5. Kei
    August 24, 2010

    Ohya,lupa…nama komunitas kami adalah Xtra-L Community Bandung,dan pusatnya adalah Xtra-L Community Indonesia dmana para penggagas komunitas brdomisili di Jkt.. Hatur nuhun🙂

    • krisanti
      August 31, 2010

      Terima kasih juga telah bersedia berbagi… sangat bermakna Kei…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 1, 2010 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: