inhale every moment

everything has it's inspiring story

Kubiarkan dia berjuang sendiri – 170710

Kulihat seekor kucing berusaha keras mencari makanan di tumpukan sampah. Kulihat betapa dia bersusah payah mengorek itu dan ini yang menghalangi. Kukira dia yakin akan bau makanan yang ada di bawah tumpukan sampah lain ini. Dia membungkukan badan ke dalam kotak, mengorek dan tak berhasil. Dia keluar dari kotak sejenak.  Dia membungkukan badan masuk ke dalam kotak , mengorek dan tak berhasil. Dia keluar dari kotak sejenak. Dia membungkukan badan masuk ke dalam kotak , mengorek dan tak berhasil. Dia membungkukan badan masuk ke dalam kotak , mengorek dan BERHASIL.

Aku dari tadi melihatnya berjuang. Aku ingin membantunya. Tapi aku tidak membantunya. Aku yakin dia bisa. Aku yakin di bisa tanpa bantuanku. Dan dia memang bisa. Aku rasa dia juga tahu. Tahu bahwa didalam tumpukan memang ada makanan. Dia yakin. Dia berusaha. Dia gagal. Dia berusaha. Dia gagal lagi. Dia berusaha lagi. Dia berhasil. Dan hanya mengambil satu.

I wonder how my Lord teaches me. Ia membantu. Membantu dengan membuat kita mampu membantu diri kita sendiri.

Doa penting tentunya. Doa itu seperti harapan menurutku. Doa membukakan hati kita bahwa kita punya harapan.

Keyakinan juga. Yakin adalah arah menurutku. Yakin akan tujuan yang bisa tercapai, meski sulit.

Dan kucing hanya mengambil satu. Tak serakah. Mengambil satu, sesuai kebutuhan.

“Animals kill for food. Humans kill for fun” – dari suatu film dokumenter.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 16, 2010 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: