inhale every moment

everything has it's inspiring story

Allah’s everyday gift for me – 280510

Keluarga ini sempurna. Sempurna untukku dari Tuhan Yang Maha Sempurna. Sempurna untukku. Sempurna dengan semua pelajaran yang bisa kuambil darinya.

Keluarga di Siadem kurasa adalah tipe pejuang yang selalu berbuat tanpa banyak bicara. Keluarga ‘karya nyata’. All they do is do, do, and do. (My dad, my aunts and grand ma) Keluarga yang selalu berwajah menerima. Menerima dengan adanya diriku. Terlalu ramah. Terlalu welcome. Terlalu baik. Should I ever complain? Takkan pernah pantas kulakukan itu. I should thank. I should smile. I should learn. I should copy.

Sharing, showing involvement, initiative, putting attention, focus, presence, touch, sight, sound, is how to maintain love. So they say. Easy to start, very hard to maintain. I find it a true recipe. This is how I get along with my energetic cousins. They are never boring. They are fantastic, a great supportive team. I wasn’t understood for using words like, ‘distorsi, 1:1, dan proporsi ‘ while talking about mirrors. A great lesson though.

Televisi kutongkrongi 1 ½ jam mala mini. Malam ini. Lama kurasa karena tak biasa lagi memandanginya selama itu. Kudapat tawa darinya. Kumenyelam terkadang. Terhenyak dan merasa terdifusi dengannya yang hadir dari kotak penuh warna menyala itu. Kuterbawa. Terbawa jiwaku menjadi jiwa periang nan liar karena yang kutonton adalah orang dengan muka seperti itu dihadapanku. Entah bagaimana muka mereka dihadapan  orang lain.

Tayangan kemudian berganti pada film dengan adegan yang takkan pernah terjadi di dunia nyata. Namun, aku masih belum yakin yang nyata itu seperti apa. Bahkan apa aku nyata, aku tak tahu. Mereka bilang dunia ini semu dan fana. Tayangan berikutnya ini memberiku pelajaran.  Pelajaran bahwa ketika kita ikhlas melepas. Sebenarnya dia tidak lepas. Dia tak lepas. Dia berubah jadi lebih baik. Berubah jadi lebih baik. Entah itu benar2 terlepas atau terhubung kembali atau berubah wujud atau apapun itu. Itu berubah jadi lebih baik. Pelajaran bahwa ketika kita ikhlas melepas. Sebenarnya dia tidak lepas. Dia tak lepas. Dia berubah jadi lebih baik.

Hoping nothing brings me to unexpected happiness. I used to hope. Hoping good treatments from others. This is what I call hell!! It feels in hell when I expect something from others and they never gave it to me, more over if I asked for it. When I stopped hoping, things feel like gifts.

The thing I hate the most is when I can’t control my mind. When I get attached to something, takes my mind away, takes my heart away, takes my happiness away. So then I have to pray real hard. Real hard.

Allah, tolong isi hatiku. Hatiku terenggut dan serasa ‘hollow’. Please fill it. Fill it with You. Phrase from the five time a day prayer “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah”

Ya Allah, wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkan hatiku atas agama-Mu..

Ya Allah, wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkan hatiku untuk taat kepada-Mu..

Ya Allah, wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkan hatiku atas keimanan..

Wahai Tuhan kami, jangan gelincirkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk kepada kami dan berilah kami dari sisi-Mu rohmat. Sesungguhnya Engkau Dzat yang maha bijaksana.

Butuh sekali ruang. Ruang mengendapkan pelajaran. Pelajaran yang bias kuambil dari yang kualami. Aku butuh waktu. Butuh waktu memahami apa sebenarnya yang ingin, harus, akan, kulakukan. Butuh waktu untuk mengerti mengapa aku melakukan apa. Mengerti apa yang aku lakukan. KESIBUKAN tanpa akhir. Kurasa seperti itulah akhir-akhir bulan kemarin. Kesibukan yang tak mengizinkanku mencerna. AKU butuh ruang. Butuh bernapas. Butuh waktu untuk memahami semuanya. Butuh pengendapan hingga otak ini bisa menyerap dan mengambil hikmah. Kurasa itu yang tertakdirkan untuk para nabi yang sebagian besar (atau seluruhnya) pernah menjadi penggembala atau kesempatan menyendiri. KARENA semua butuh waktu. Butuh jeda. Butuh spasi. Seperti karya Dewi Lestari. Takkan indah bahkan takkan berarti rentetan huruf-huruf tanpa spasi.

THIS is what I am doing. Istirahatkan otak dari apa yang terasa ‘harus’ dilakukan. Sejenak berpikir bukan dengan otak, namun dengan rasa, dengan hati. Lalu melakukan apa yang tertuntun oleh hati. Aku tak ingin hatiku keras. Keras karena melakukan keharusan. Kuingin lakukan karena hati ini menarik tangan dan tubuhku untuk melakukannya.

“Hati adalah tempat suci Allah, maka janganlah engkau menempatkan (sesuatu) di tempat suci Allah, selain Allah.” Mizan Al Hikmah. Terima kasih kepada Aryo Harris Pana telah memperantarai saya dengan buku  Qalbun Salim.

Aku senang belajar. Berusaha membaca. Membaca dari ciptaan. “ Bacalah. Bacalah dengan nama Tuhanmu.” QS. Al Alaq. Aku bias belajar. Belajar melalui indera yang terbekali olehNya. Hari ini mengobservasi binatang dengan sebutan entog dan ayam. Kuperhatikan bulu (feather) yang indah. Kuapresiasi keindahan ciptaan Tuhan. Aku sangat percaya bahwa aku bias belajar dari apapun. Dari anak tikus yang masih berwarna merah yang disebut “jijik” oleh beberapa orang, hingga super milyuner seperti Bill Gates, dari anak kecil yang lucu hingga makhluk paling ganas didunia (MANUSIA, manusia dzalim penyebab perang yang tak kenal rasa puas). Ada yang bilang, kebenaran tetaplah kebenaran meski itu terlontar dari makhluk paling keji dan hina. Kebenaran tetaplah kebenaran. Jadi aku bisa belajar dari ANJING!

Kuteringat pada Guide Dog. Bisa bisa ku menangis karenanya. Anjing yang baik. Baik. Baik. BAIK. Baik. Gue jauh banget. Really. My tears flow.  Golden Retriver. Tuhannnnn,,, kenapa ada makhluk sesabar ini? Mengabdikan diri pada manusia. Menjadi mata. Menjadi pengawas keselamatan manusia. Tuhan. Dia melakukan tugasnya dengan baik. Sesuai fitrahnya kepadaMu.

Guide dogs are assistance dogs trained to lead blind and vision impaired people around obstacles.

The human half of the guide dog team does the directing, based upon skills acquired through previous mobility training. The handler might be likened to an aircraft’s navigator, who must know how to get from one place to another, and the dog is the pilot, who gets them there safely.

http://en.wikipedia.org/wiki/Guide_dog

Lantas Aku? Aku tiada guna. Belum kuharap.

Thanks to: Allah. R. Krisnan. Yuliningsih. Alvin Hafizh. Lisa Widaningsih. Dwi Wahyuningsih. Arry Yusmihardi. Anita Puspita. Siska Septiani. Titin Setiatin. Keluarga Besar Sutarmi. Semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 28, 2010 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: